Thursday, December 11, 2008

Wednesday, December 10, 2008

PERSEMBAHANKU UNTUK WANITA

Pagi ini, 18 Agustus 2007 aku menerima sms dari seorang teman baikku.
Seorang wanita.
SMS tersebut menyebutkan bahwa dia menyukai seorang pria yang wajahnya cukup di kenal di televisi belakangan ini.
Kebetulan aku cukup kenal kenal dengan presenter muda berbakat itu dan kami sesekali SMS-an saling menanyakan kabar masing-masing.
Kepada temanku itu aku berkata, "Sangat manusiawi"
hehehe ...
"Tetapi dia sudah punya kekasih. 
Kalaupun belum kamu mesti bersaing dengan ratusan wanita yang mungkin memiliki rasa yang sama. Coba aja.."

Sejujurnya, aku sudah sering mendengar teman-teman wanitaku sharing dia menyukai pria ini, pria itu dan entah siapa lagi selanjutnya.
Bahkan aku pernah membaca blog seorang wanita yang aku kenal baik, di dalamnya ia menulis bagaimana ia suka dengan seorang pria dan sangat berharap dapat menjadi kekasihnya.
Ia merindukan sang arjuna yang belum tentu tahu apa yang ia rasakan.
Bagai pungguk merindukan bulan.
Kasihan ...

Di usiaku yang sudah menginjak 28 tahun, tentunya aku memiliki banyak teman pria dan wanita yang sebaya denganku.
Kalaupun di bawah atau di atas, usianya tidak jauh-jauh dari angka tersebut.
Aku coba untuk merenung, kenapa beberapa bahkan mungkin banyak teman wanitaku atau lebih tepatnya para wanita belum menemukan seorang pria yang
bakal menjadi pasangan hidupnya.
Padahal setahuku, bagaimanapun minus-nya seorang wanita (kalau ia menganggap dirinya demikian), paling tidak pernah satu kali "ditembak" pria, dengan kalimat ini,
"Aku menyukaimu"
atau
"Bersediakah engkau menjalani hubungan yang lebih serius denganku?".

Kenapa aku bisa begitu yakin? Mari aku ceritakan:
Selama 5 tahun lebih aku bekerja di sebuah rumah produksi yang menayangkan acara Solusi di salah satu stasiun televisi swasta itu, banyak kisah nyata mirip 
Cinderella yang aku temukan.
Ini benar-benar nyata!
So real!
Bukan sinetron, bukan film.

Sebut saja Maria Beatrix, gadis yang pernah dijuluki "si buruk rupa"
dengan bentuk tangan dan kaki yang sama sekali tidak sempurna, menggunakan kursi roda, namun menemukan "pangeran" yang baik hati berdarah Inggris.
Pria ini begitu setia mendampinginya bahkan berhasil mengajarinya berenang.
Hari ini mungkin mereka sudah menikah.
Ada juga Indrawati, manusia terpendek 
Indonesia yang pernah masuk MURI
karena bisa melahirkan dengan normal. Kalau melihat bentuk fisiknya, sangat tidak sempurna, namun menemukan seorang suami dari kalangan terhormat dan sangat mencintainya dengan sepenuh hati.

Di 
Bandung, kami juga memiliki narasumber si pelukis
Patricia Saerang, seorang
yang melukis dengan kakinya atau mulutnya karena tidak memiliki tangan.
Namun menemukan pria berdarah Eropa yang sangat mencintainya. Hari ini mereka sudah menikah dan hidup bahagia.

Jadi, kalau mau banding-bandingan dengan wanita-wanita yang aku sebutkan diatas, bagaimana mungkin kalau teman-teman wanita ku itu belum bisa menemukan
"sang pangeran cinta" ?
Busyett! Kalau mau banding-bandingan, teman-teman wanitaku itu tergolong wanita yang cantik,
dengan fisik yang nyaris sempurna dan memiliki pekerjaan yang bagus.

Setelah aku analisa, inilah inti permasalahannya:
Ternyata banyak wanita tidak tahu kuncinya.
Untuk membuka baut ukuran 12, kita harus menggunakan kunci ring atau kunci pas dengan ukuran yang sama, 12.
Sebut saja hal apa lagi yang lain sebagai perumpamaan.
Dari zaman Adam dan Hawa sampai sekarang, wanita memang didesain untuk tidak memulai
terlebih dahulu dalam hal cinta.
Ekstrimnya, wanita dilarang jatuh cinta terlebih dahulu dan mengejar-ngejar pria. Karena wanita memang tidak di desain untuk itu.
Perihal ada budaya di daerah tertentu dimana pria di lamar oleh wanita, aku sangat tidak
berminat membahasnya.
Dan sampai hari aku masih menganggapnya sebuah keanehan.
Aneh! Namun aku menghormatinya.

Aku suka kata-kata ini
Cowok menang milih, cewek menang nolak!
Kedengarannya win-win solution. Ya - bisa begitu. Cowok memang bisa memilih wanita mana
saja yang dia suka. Cowok bisa saja jatuh cinta dengan wanita mana saja yang hatinya memang "jatuh". Toh, sampai hari ini jumlah cewek di dunia ini jauh lebih banyak dari cowok.
Di Batam, para wanita bahkan sering bertengkar memperebutkan pria, karena komposisi antara wanita dan pria di kota ini memang sangat tidak seimbang. Jumlah wanitanya jauhh lebih banyak dari pria.

Cowok kalau nembak cewek ditolak, respon selanjutnya ada dua,
pertama:
mencoba lagi untuk kedua, ketiga, keempat, atau kesekian kalinya atau kedua,
tidak melanjutkan dan berkelana mencari yang lain lagi. Toh, jumlah
wanita jauh lebih banyak dari pria. Dan harga diri seorang pria tidak akan turun dan tercabik-cabik hanya karena cintanya ditolak.
Karena pria seorang pejuang sejati, dia pasti akan mencoba dan mencoba lagi.
Sampai dapat ! 
"Emang cewek elo doang?" .
Pikiran seperti itu ada kadang di sana.
Tetapi kalau wanita begitu agresif terhadap pria, lalu kemudian ditolak hehhee $B!!
(B.. Jawab sendiri kata yang tepat untuk itu).

Pria dan wanita sama-sama didesain untuk menjadi pemenang.
Menang!
Cowok menang milih, cewek menang nolak. Masalahnya sekarang banyak wanita yang
mencoba untuk merubahnya menjadi:
Cewek menang milih.
Jadi kalau cewek menang milih maka berarti cowok menang nolak!
Bagi para cowok, kalau ditolak adalah hal yang biasa.
Memang sedih untuk sesaat. Tapi tidak untuk meratapinya.
Lagipula cowok didesain lebih banyak "bermain" pikiran, daripada perasaan.
Masalahnya, apakah para cewek siap kalau ditolak cowok setelah "menang" milih cowok
yang mana aja?

Untuk menjawab pertanyaan ini, aku mau membagikan hal ini kepada para wanita, khususnya.
Paling tidak ada dua wanita yang paling dekat denganku, yang aku ketahui sangat bahagia. Pertama adalah ibuku sendiri.
Ya, mama. Ibuku melepaskan masa gadisnya ketika usianya 23 tahun, dilamar ayahku, seorang
pria tampan berumur 32 tahun dengan tubuh proposional.

Ketika pertama kali bertemu ibuku, ayahku benar-benar jatuh cinta kepadanya.
Padahal saat itu, seorang wanita sedang tergila-gila kepadanya dan menjadi begitu agresif.
Ia ingin memiliki ayahku. Tetapi sebenarnya pria tidak bisa berdusta, dan jarang berpura-pura. Ayahku tidak mencintainya.
Namun wanita itu memaksanya. Ayahku pria sejati yang harus selalu memulai dan tidak bisa didahului seperti itu.
Kepada ibukulah, ayahku jatuh cinta.
Mereka menikah pada tahun 1978.
Ayahku berkali-kali jatuh cinta dengan wanita yang sama, yaitu ibuku.

Usia pernikahan mereka sudah 29 tahun dan perkawinan mereka bertambah kuat dari hari ke hari. Aku pikir, ibuku adalah wanita yang paling bahagia di bumi ini karena dia tahu kuncinya. Dia dicintai dan diperlakukan bak ratu.

Kemudian yang kedua, saudaraku satu-satunya. Adik perempuanku yang manis itu.
Di usianya yang 26 tahun seorang pria yang sangat mencintainya dan telah setia menunggunya selama 6 tahun, menyatakan keinginannya untuk menghabiskan waktunya nanti bersamanya. Meskipun enam tahun yang lalu, adikku tidak meresponinya, namun akhirnya ia luluh juga.
Kali ini adikku tahu kuncinya: bahwa wanita didesain untuk DICINTAI dan bukan memulai untuk
mencintai.

Sebelumnya, aku tahu adikku berharap dapat menjalani hubungan dengan seorang pria gagah dari angkatan laut. Namun pria itu ternyata tidak sepenuh hati mencintainya. Ia sadar, bahwa ia harus melupakan pria itu dan memberi kesempatan untuk yang lain. Hari ini adikku,
diperlakukan bak ratu oleh kekasihnya. Begitu dicintai, dilindungi, diperhatikan dan hubungan
mereka semakin menunjukkan kualitas yang semakin baik, hari ke hari.
Aku pikir, adikku wanita yang paling bahagia saat ini.
Karena seorang pria datang kepadanya dan mencintainya dengan sepenuh hati dan sepenuh
jiwa.

Sebaliknya, aku menemukan ada wanita yang memulai terlebih dahulu, begitu agresif dan sangat mencintai seorang pria dan akhirnya memang mendapatkannya dan bahkan menikah dengannya. Namun sayang, sesungguhnya dia tidak pernah mendapatkan cinta dari suaminya. Karena suaminya punya cinta yang lain. Dan wanita itu harus membayar harganya.
Sangat mahal. 
Ia harus berkorban selama perkawinannya berlangsung. Ia harus berkorban materi yang terus-menerus dan yang paling menyedihkan selalu korban perasaan.

Padahal bukankah seharusnya suaminya yang memenuhi kebutuhan materinya?
Muka mereka menjadi begitu kusut dan tubuh mereka menjadi begitu kering.
Karena tidak 'disirami' cinta suaminya. Karena sekali lagi, suaminya punya cinta yang lain.

Para wanita, daripada engkau mencintai pria yang tidak mencintaimu,
atau hanya sekedar berpura-pura mencintaimu, mengapa engkau tidak belajar mencintai pria yang sangat mencintaimu dan memperlakukanmu dengan begitu berharga?
Mungkin awalnya engkau tidak begitu menyukainya.
Namunjika mengingat bahwa ia begitu mencintaimu, mengapa wanita tidak mencoba untuk
BELAJAR mencintainya dan memberinya kesempatan.

Percayalah bahwa dalam kamus pria tidak ada istilah BELAJAR mencintai.
Mau wanita yang ditujunya seperti apa, mau gemuk, mau pendek, mau rada tulalit atau sebut saja kekurangan lainnya, percayalah bahwa pria adalah makhluk yang jatuh cinta, bukan belajar untuk mencintai.

Tetapi, wanita bisa BELAJAR mencintai.
Tatkala melihat kegigihan seorang pria yang tidak pernah berhenti menaklukkan hatinya, tatkala melihat pengorbanan, perhatian dan kasih sayang yang diberikan, aku mendengar banyak kesaksian akhirnya wanita menyerah.

Berdasarkan apa yang aku lihat, bahkan aku mengadakan riset untuk hal ini,
wanita yang bijak adalah wanita yang jatuh cinta dengan pria yang terlebih dahulu jatuh cinta kepadanya.
Bukan jatuh cinta dengan pria yang pura-pura jatuh cintanya kepadanya.
Bagi pria, Anda dilarang untuk berpura-pura jatuh cinta.
Karena setelah engkau menjalaninya, lama-lama pura-pura itu akan hilang dan engkau pasti
akan berkelana mencari cinta yang lain. Bukan yang pura-pura.
Karena bagaimanapun engkau tidak bisa membohongi dirimu sendiri.

Kalau aku mencoba untuk pura-pura mencintai wanita yang pernah sangat mencintaiku, mungkin hari ini aku sudah memiliki anak dengannya dan sudah menjadi orang kaya secara materi.
Tetapi aku pasti membuatnya menderita karena kepura-puraan itu.
Aku akan berkelana mencari cinta yang lain.
Dan itu sangat menyakitkan. Karena hubungan itu sudah sampai kepada pernikahan, mau tidak mau kita harus tetap meneruskannya, kalau tidak mau anak-anak yang menjadi korban perceraian.
Namun harganya terlalu mahal untuk dibayar.
Para pria tidak dibenarkan untuk menjadi begitu brengsek dan memanfaatkan wanita yang jatuh cinta kepadanya, sementara itu sendiri punya cinta yang lain.
Para pria tidak dibenarkan menjadi begitu bejat untuk memanfaatkan uang, fasilitas dan materi yang diberikan oleh wanita yang mencintainya, dengan harapan bisa mendapatkan cinta sang pria.
Itu pria yang licik dan pengecut.

Untuk para wanita, mungkin kalian gelisah di usia yang hampir menginjak kepala tiga belum menemukan pasangan sejati.
Mungkin ia sudah datang, tetapi Anda datang, tetapi Anda menolaknya.
Karena memang anda didesain untuk "menang nolak".

Tetapi mungkin saja anda lupa kuncinya.
Kuncinya adalah anda sebaiknya jangan memulai terlebih dahulu dan kalau sulit menjangkaunya, anda menjadi begitu agresif.
Anda harus tahu kuncinya bahwa anda didesain untuk dicintai dan diperlakukan bak ratu.
Bukan menjadi seorang yang mengejar-ngejar pria.
Berulang kali kukatakan kepada teman-teman wanitaku.
"Kalau ada seorang pria yang datang kepada kalian dan menyatakan cintanya, berpikirlah dua
kali untuk menolaknya."
Jangan sampai anda menyesal di kemudian hari.

Aku tidak menyarankan kalian untuk terburu-buru menjawab,
"Ya".
Aku hanya mengatakan, "Berpikir dua kali terlebih dahulu untuk menolaknya."
Siapa tahu, ini cinta sejatimu?
Wanita, anda begitu berharga.
Ciptaan terindah.
Anda ditentukan untuk begitu dicintai, dikagumi, dilindungi, dikasihi, diperhatikan, diayomi dan
aku tidak tahu harus menyebutnya apa lagi .. ;
Kalian ditentukan untuk diperlakukan bak ratu setiap hari.

Karena manusia ditentukan untuk hidup berpasang-pasangan, hai para wanita, bersiap-siaplah seorang pangeran cinta datang kepadamu, menyatakan betapa ia ingin menghabiskan waktunya bersamamu, dan memberikan seluruh cintanya kepadamu.
Namun, ketika pangeran cinta itu datang, apakah engkau akan langsung menolaknya?
Atau "berpikirlah dua kali untuk berkata 'tidak'",
karena siapa tahu ini orang yang akan memperlakukanmu bak ratu.
Tidak peduli bentuk fisikmu, tidak peduli tingkat pendidikanmu bahkan tidak peduli masa lalumu. Ia akan datang dengan kata-kata ini, "Aku mencintaimu walaupun - ."

Tulisan ini aku dedikasikan
untuk para wanita - Ciptaan Terindah

Thursday, December 4, 2008

TINDAKAN KECIL TIDAK DIKENAL - Posted by Gede Prama on 2006-04-05

Di kota Liverpool Inggris, tempat John Lennon
melahirkan kelompok musik
yang pernah merubah sejarah dunia, saya pernah
mengalami sebuah pengalaman
kemanusiaan yang amat menyentuh. Setelah antre cukup
lama di kantor
imigrasi, guna memperpanjang visa isteri saya,
lebih-lebih setelah
mendengar orang di antrean depan ditanya dan dimaki
sana-sini, hati ini
sempat kecut juga. Belum lagi ditambah dengan stok
tiket return yang
batasnya hari itu juga. Plus tidak ada uang untuk
menyewa hotel kalau
terpaksa menginap.

Begitu cekaknya keuangan, bekalpun membawa dari kota
Lancaster yang
berjarak sekitar empat jam perjalanan kereta api.
Sesampai di depan
petugas, saya terangkan maksud kedatangan saya.

Ketika petugas tahu, bahwa visa yang mau diperpanjang
adalah visa
isteri, ia
bertanya apakah saya membawa akte pernikahan. Busyet,
saya lupa
membawanya.
Kalaupun saya bawa, pasti ia tidak mengerti karena
dalam bahasa melayu.

Saya sudah siap-siap mental dimaki sebagaimana orang
Pakistan di depan,
atau disuruh kembali lain waktu. Tiba-tiba saja saya
ingat lagu John Lennon
yang berjudul Imagine, yang bertutur mengenai mimpi
John tentang kehidupan
manusia yang tanpa agama, bangsa dan atribut lain yang
memisahkan.

Di tengah lamunan akan John Lennon tadi, tiba-tiba
saya dikejutkan oleh
suara petugas imigrasi yang menemukan kata Bali
sebagai tempat lahir
isteri saya di pasport. Dengan ekspresi yang amat
bersahabat ia bertanya, di
bagian mana dari Bali ia lahir, apakah kami sekeluarga
senang tinggal di
Inggris, dan sederetan pertanyaan yang sangat
menghibur.

Ketika saya tanya balik, kenapa ia demikian bersahabat
setelah tahu kami
dari Bali , petugas tadi menceritakan pengalaman
pribadinya yang pernah
ditolong orang Bali , ketika mengalami kecelakaan saat
berwisata di pulau
dewata ini. Singkat cerita, semua urusan menjadi beres
hanya karena ada
kata Bali di pasport.

Mirip dengan pengalaman di Liverpool , di Manchester
saya juga pernah
diselamatkan nasib baik. Setelah menempuh penerbangan
dari Paris yang
melelahkan, saya ikuti saja antrean manusia yang ada
di depan guna
diperiksa imigrasi. Setelah pegal berdiri setengah
jam, dan akan memperoleh
giliran bertatap muka dengan petugas imigrasi, baru
saya tahu walau saya
antre di tempat yang keliru. Sebagai warga Indonesia ,
saya antre di tempat
yang ditujukan untuk warga masyarakat Eropa.

Padahal, pesawat berikut ke tempat lain mesti take off
kurang dari sejam
lagi.

Saya sudah pasrah, what will be, will be.
Pertama-tama, tentu saja
petugasnya cemberut melihat tampang saya. Lebih-lebih
setelah melihat
passport yang berisi gambar burung garuda. Namun,
karena kesabaran
petugas, dibuka juga itu passport sambil bertanya, di
mana saya tinggal
selama di Inggris.
Setelah saya jawab dengan sebutan desa Galgate di
pinggiran kota kecil
Lancaster , tiba-tiba wanita di depan saya wajahnya
sumringah. Dengan
akrab dia bercerita tempat lahirnya.

Penduduk desa kecil yang amat bersahabat. Buah apel
yang bisa dipetik
siapa saja oleh penduduk desa Galgate. Orang-orang tua
jompo yang penuh
senyum dan persahabatan tanpa pamrih dan masih banyak
lagi yang lain. Dan,
tiba-tiba saja petugas imigrasi ini minta saya
menunggu sebentar,
sementara ia pergi membawa passport saya ke counter
lain.

Tidak lebih dari tiga menit, ia sudah mengembalikan
passport saya
lengkap dengan stempel imigrasi. Sambil berpesan :
sampaikan salam kangen
saya buat penduduk desa Galgate.

Boleh percaya boleh tidak, saya mengalami
kejadian-kejadian seperti ini,
dalam frekuensi yang cukup sering. Sejumlah rekan
Tionghoa yang mengerti
petunjuk hoki, menyebut saya manusia hoki karena
bentuk hidung, telinga
dan dagu yang cocok dengan ciri-ciri hoki. Sebagai
manusia biasa, saya
memang memiliki banyak kekurangan. Disebut sering suka
cerita yang porno dan
jorok. Suka 'ngompol' (ngomong politik).

Berteriak kalau lagi marah besar di rumah. Wika, Adi
dan Suci adalah
manusia-manusia yang paling tahu daftar kekurangan
saya. Akan tetapi,
sejak umur yang sangat kecil, saya dibiasakan oleh
seorang kakak, untuk
mengumpulkan daftar tindakan-tindakan kecil yang tidak
bernama.

Tidak dikenal. Tidak dihitung. Namun, berguna buat
alam dan orang lain.

Bukan pada tempatnya, kalau saya membeberkan daftar
tindakan- tindakan
saya di kolom ini. Yang jelas, ada semacam kesegaran
dalam jiwa, sesaat
setelah melakukan tindakan-tindakan tidak dikenal dan
tidak bernama.
Kepala yang pusing, tiba-tiba jadi membaik. Kantong
cekak yang membuat
dahi
berkerut, berubah menjadi ucapan terimakasih ke Tuhan.
Isteri yang tadinya
kelihatan seram jadi lembut dan cantik.

Banyak hal bisa berubah setelah melakukan
tindakan-tindakan model
terakhir.

Saya tidak tahu, apa ini sebuah sugesti, atau ada
tangan-tangan kekuatan
alam yang membuatnya demikian. Yang jelas, alam bisa
demikian perkasa
dan bertahan lama, karena bergerak dalam siklus
memberi, memberi dan
memberi.

Rumput hijau memberi kesejukan. Matahari membawa
energi. Air menghadirkan
kehidupan. Adakah mereka membutuhkan imbalan lebih?

Belajar dari ini semua, saya berusaha untuk mematikan
keran di tempat
umum yang lupa ditutup orang lain. Membukakan pintu ke
orang lain yang tidak
dikenal di lokasi-lokasi publik. Mengembalikan posisi
pohon yang roboh.
Mengubur kucing yang mati digilas mobil orang.

Bagaimana dengan Anda?